Rabu, 28 Agustus 2019

membuat video ke youtube

siapa yang gak kenal youtube?

situs web untuk berbagai video yang dibuat  oleh 3 mantan karyawan paypal yang dibuat pada Febuari 2005 yang sukses meraih animo masyarakat , situs ini memungkinkan  menggunggah , menonton, dan berbagai macam video.

seiring dengan kesuksesan youtube menjadi media berbagai video nomor satu di dunia, kita juga semakin dimudahkan untuk mendapatkan berbagai macam informasi secara visual, termasuk juga didalamnya memungkinkan kita untuk menyampaikan opini, aspirasi, video-video, bahkan keahlian personalpun akan membuat penggungahnya menjadi terkenal.

tidak sedikit artis artis yang mngawali karir nya di situs ini sebagai profesi yang dikenal sebagai youtuber. hal ini mndorong semakin bayak orang ingin mempelajari lebih jauh tentang bagaimana menjadi youtuber. bagaimana seseorang bisa mendapat penghasilan dari profesi tersebut.

meskipun saat ini sangat banyak buku2 yang membahas tentang bagaimana berkarir seperti itu, namun tidak sedikit yang memberi ulasan secara tidak praktis dan dengan bahasa yang terlalu rumit.

oleh karenanya buku ini hadir untuk mnegajak pembaca untuk melihat lebih dalam langkah2 utnuk menjadi youtuber secara praktis, selainjuga dilengkapi dengan berbagai informasi2 tambahan yang bertujuan untuk memberikan ide dan inspirasi kepada pembaca tentangf bagaimana menjadi youtuber secara professional.

Image result for buku mudah menjadi youtuber profesional

Minggu, 21 Juli 2019

Cerita liburan kenaikan kelas 2019


Cerita liburan kenaikan kelas 2019

    Liburan kenaikan kelas 2019 telah tiba setelah kita semua mengambil rapot masing masing, pada liburan kenaikan kelas tahun ini saya tidak kemana-mana, hanya di jakarta saja tetapi saya juga jalan jalan juga. Setelah pengambil rapot ibu dan kakak saya pergi ke yogyakarta untuk menemani kakak saya tes UGM, saya tidak ikut karena mahal biaya nya.

   Tetapi saya ke dufan saya lupa tanggal berapa nya tetapi sehabis ambil rapot saya ke dufan dengan temen saya, ya di dufan seru naik banyak wahana bareng temen temen tapi ya ada satu hal yang agak kacau yaitu kacamata saya jatuh dan terbang saat naik kora kora karena temen saya gak  sengaja tangan nya kena muka saya jadinya lepas deh dan terbang kacamata saya.

Image result for dufan
   Meskipun kacamata saya terbang tapi gak apa apa, saya kebetulan juga lagi nyari kacamata yang baru dan kebetulan juga saya kalo tidak pake kacamata saya tidak apa apa, tidak pusing. Setelah itu saya tetep bersenang senang saja bareng teman saya.

   Setelah ibu dan kakak saya pulang dari yogyakarta, ortu saya pergi lagi ke jepang karena ayah saya ada seminar dari rumah sakit, diundang untuk dateng ke jepang. Seharus nya saya juga ikut tapi karena kakak saya gak bisa ikut karena mau ada tes lagi di UI jadi saya harus nemenin kakak saya. Karena saya tidak ngepain ngepain di rumah jadi nya saya buat rencana dengan temen temen saya untuk jalan jalan dan makan di mall grand indonesia karena kenapa tidak.

Image result for grand indonesia

   Temen temen saya pada setuju untuk pergi mall jadinya ketemuan deh disana, kita disana makan makan, jalan jalan, beli barang, DLL. Sehabis itu saya di rumah tidak ngepain ngepain lagi deh. Karena bosen di rumah saya berpikir untuk main sepeda aja, tapi ada sesuatu lagi yg agak kacau, ada anak yg main sepeda juga nabrak saya dan jatuh anak itu ya saya bantuin deh, terus saya di rumah lagi deh main hp nonton youtube, sampai liburan selesai.

Karya Tulis Pengaruh Sinetron Bergenre Cinta Terhadap Psikologis Remaja Zaman Sekarang BAB 1, 2, dan 3


KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena dengan kehendak-Nya karya tulis ini dapat terselesaikan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Karya tulis yang diberi judul “Pengaruh Sinetron Bergenre Cinta Terhadap Remaja Zaman Sekarang.” telah selesai sebagai syarat kelulusan bagi seluruh siswa SMP Labschool Jakarta. Dalam penyusunan karya tulis ini, penulis mendapat bimbingan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Allah SWT karena dengan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini dengan lancar.
2. Bapak Drs. Asdi Wiharto selaku Kepala Sekolah SMP Labschool Jakarta yang telah memberi penulis kesempatan untuk membuat karya tulis ini.
3. Ibu Wianti, S.S. , selaku pembimbing kartul penulis yang dimana telah dengan sabar membimbing penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini.
4. Ibu Siti Johariah, selaku wali kelas 8F yang telah memberikan kesempatan ke penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini.
5. Kedua Orang Tua penulis, yang telah menyemangati penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini.
6. Teman-teman SMP Labschool jakarta yang telah membantu penulis dengan memberi masukan untuk penyelesaian karya tulis ini.
            Sekian dari penulis, apabila ada salah kata dalam karya tulis ini mohon dimaklumkan. Dengan membaca karya tulis ini, penulis harap pembaca mendapatkan manfaat yang banyak.

                                                                                       Jakarta,            Maret 2019 


                                                                                                                Penulis


DAFTAR ISI

Halaman judul………………………………………………………………ii
Lembar pengesahan………………………………………………………...iii
Kata pegantar……………………………………………………………….iv
BAB I   PENDAHULUAN…………………………………….……………1
1.1  Latar Belakang…………………………………………………………...1
1.2  Rumusan Masalah………………………………………………………..2
1.3  Pembatasan Masalah……………………………………………………..3
1.4  Tujuan Penulis…………………………………………………….……...3
1.5  Teknik Pengumpulan Data……………………………………….………3
BAB II  PEMBAHASAN…………………………………………….……..4
2.1 Pengertian Sinetron………………………………………………………4
2.2 Pengertian Remaja……………………………………………………….6
2.3 Mengapa Sinetron Percintaan Sangat Disukai Oleh Remaja Zaman  Sekarang……………………………………………………………………..8
2.4 Alasan Sinetron Percintaan Dapat Mempengaruhi Kepribadian
Remaja……………………………………………………………...……….8
2.5 Solusi Mengatasi Dampak Buruk……………………………………….8
2.6 Hasil Kuisioner………………………………………………………….9
BAB III  PENUTUPAN…………………………………………………...17
3.1 Kesimpulan………………………………………………….………….17
3.2 Saran………………………………………………………….………...18
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………..………19
LAMPIRAN…………………………………………………………..…...20





BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
      Seiring dengan perkembangan zaman banyak sekali perubahan yang terjadi di dunia. Salah satu dampak yang sangat mendunia adalah teknologi. Teknologi mempunyai banyak manfaat dan tujuan. Salah satu manfaat dan tujuannya teknologi adalah sebagai sarana hiburan masyarakat maupun anak anak sampai dewasa.
      Untuk mewujudkan tujuan ini dibuatlah teknologi canggih. Salah satu sarana hiburan yang berpengaruh adalah televisi. Ini semua muncul untuk memudahkan manusia untuk menjalankan aktivitas mereka sehari-hari. Televisi menyediakan berbagai macam hiburan yang contohnya seperti film, berita, acara musik, dan sebagainya. Jadi kita bebas untuk memilih saluran tv yang kita inginkan. Sebagian besar masyarakat gemar menonton film atau sinetron.
Sinetron adalah singkatan  dari (sinema elektronik) adalah istilah untuk program drama yang disiarkan di tv dan mempunyai episode-episode yang panjang atau tidak terhitung.  Manusia memerlukan waktu luang ini untuk menenangkan pikiran mereka dari segala hal yang mereka lakukan sehari-hari. Jadi ini merupakan hal yang sangat penting untuk manusia. Karena sebagian besar penonton televisi adalah remaja, ini kerap dimanfaatkan oleh para pihak media untuk membuat sinetron bertemakan kisah cinta khususnya yang ada pada masa-masa sekolah. Mulai dari lokal sampai non lokal dijumpainya sinetron bergenre ini. Tentunya sinetron bergenre ini sangat popular di kalangan remaja khususnya perempuan.
Pada kartul ini, penulis akan membahas tentang dampak dan perkembangan sinetron bergenre cinta khusus nya untuk remaja, yang dibuat di Indonesia. Sinetron  percintaan remaja lokal sedang marak-maraknya dipublikasikan belakangan ini. Karena sinetron Indonesia masih berkembang, ada banyak sekali karya yang memuat cerita tentang cinta di usia sekolah menengah keatas untuk menaikan rating semata. Siapa yang tidak mengenal sinetron atau film remaja di era sekarang? Tentunya ini menimbulkan pro dan kontra terhadap perkembangan kepribadian anak bangsa. berdasarkan uraian diatas, penulis akan membahas lebih detil mengenai topik ini.
1.2  Rumusan Masalah
        Di latar belakang yang telah ditulis, dilampirkanlah identifikasi masalah yang akan dijadikan bahan penelitian sebagai berikut :
1. Apa itu sinetron?
2. Apa  definisi remaja?
3.  Mengapa sinetron percintaan sangat disukai remaja zaman sekarang?
4. Mengapa sinetron percintaan remaja dapat mempengaruhi kepribadian kaum remaja khususnya di SMP Labschool Jakarta?
5. bagaimana cara mengatasi dampak-dampak buruk dari sinetron percintaan remaja zaman sekarang?


1.3   Pembatasan Masalah
Sinetron yang banyak di tayangkan di berbagai stasiun televisi banyak
berpengaruh terhadap banyak kelompok umur mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan sampai kelompok umur tua. Untuk itu karya tulis ini akan dibatasi hanya seputar pengaruh sinetron brgenre cinta terhadap psikologis remaja zaman sekarang.
1.4   Tujuan Penulis
       Untuk memberi wawasan dan pemahaman tentang pengaruh negatif dari beberapa sinetron yang di tayangkan dan untuk memenuhi profil kelulusan di SMP Labschool Jakarta.
1.5   Teknik Pengumpulan Data
       Untuk karya tulis ini,  teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka yaitu dengan membaca buku, beberapa data didapat dari internet, dan kuisioner yang akan dibagikan ke siswa/I SMP Labschool Jakarta.










BAB II
PEMBAHASAN

 2.1  Pengertian Sinetron
        Sinetron menurut KBBI adalah film yang dibuat khusus untuk penayangan di media elektronik, seperti televisi. sedangkan Sinetron menurut “Wikipedia” pada umumnya bercerita tentang kehidupan manusia sehari-hari yang diwarnai konflik berkepanjangan. Seperti layak nya drama atau sandiwara, sinetron diawali dengan perkenalan tokoh-tokoh yang memiliki karakter masing-masing. (menurut website Pengaruh Sinetron Indonesia Bagi Anak-Anak Dibawah Umur, karya Adjeng Kunti Septarini, Ajeng Ayuning Pertiwi, dan Arfia Hapsekar Lestari)   Berbagai karakter yang berbeda menimbulkan konflik yang makin lama makin besar sehingga sampai pada titik klimaksnya.  Akhir dari cerita sinetron dapat berupa sedih atau bahagia, tergantung cerita nya dan scenario nya.
        Dibuatnya sinetron menjadi berpuluh-puluh episode karena tujuan komersial semata-mata sehingga dikhawatirkan menurunkan kualitas cerita, yang akhirnya membuat sinetron menjadi tidak lagi mendidik, dan hanya menyajikan hal-hal yang bersifat menghibur. (menurut website Pengertian Sinetron karya Lollygirl) Hal ini banyak terjadi di Indonesia yang pada umumnya bercerita seputar kehidupan remaja dengan intrik-intrik cinta segi tiga, kehidupan keluarga yang penuh kekerasan, dan tema yang akhir-akhir ini sangat digemari yaitu tentang kehidupan alam gaib.

        Sinetron remaja bertemakan cerita cinta yang terjadi pada masa remaja. Namun ada sinetron cinta tertentu yang justru membawa pesan yang tidak baik untuk remaja zaman sekarang. Film cinta seperti ini adalah film yang menggarap tema yang vulgar atau tidak patut ditiru untuk kalangan remaja. Remaja juga harus pintar memilah tema yang tepat bagi mereka untuk tonton. Contoh dari hal-hal yang tidak patut ditiru adalah seks bebas, narkoba, dunia malam, kata-kata kasar dan sebagainya. Masalahnya ini akan memiliki dampak negatif terhadap perkembangan kepribadian remaja.
        Banyak juga sinetron bergenre cinta yang menghibur dan layak ditonton untuk remaja zaman sekarang. Biasanya film ini menggarap tema yang ringan dan tidak vulgar sehingga tidak membawa pengaruh yang buruk bagi penontonya. Tetapi tak jarang juga dibuatnya sinetron cinta yang isinya tema yang vulgar dengan tujuan menaikan rating film tersebut. Karena film bertema  vulgar kerap membuat para remaja ini penasaran dan akhirnya tertarik untuk menontonya. Tingginya rating juga bisa dimanfaatkan oleh kalangan pengusaha untuk mempromosikan produk mereka sehingga terjadilah persaingan untuk meraih rating yang bagus.
        Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa sinetron merupakan tayangan televisi yang tayang pada jadwal waktu tertentu dengan episode yang bersambung atau nyambung dari sebelumnya, dan memiliki genre-genre yang berbeda sehingga bisa menghibur penonton.

2.2  Pengertian Remaja
       Remaja  menurut  KBBI adalah mulai dewasa,  Sedangkan menurut Sarwono (2018: 2) “ remaja adalah periode transisi antara masa anak-anak ke masa dewasa, atau masa usia belasan tahun, atau jika seseorang menunjukkan tingkah laku tertentu seperti susah diatur, mudah terangsang perasaannya dan sebagainya.” Jadi dapat disimpulkan bahwa remaja adalah suatu masa peralihan anatara anak-anak dengan kedewasaan. Remaja sebenarnya tidak memiliki tempat yang jelas, mereka sudah tidak termasuk golongan anak-anak, tetapi belum juga dapat diterima secara penuh untuk masuk ke golongan orang dewasa.
      Remaja itu berada diantara anak-anak dan dewasa oleh karena itu remaja seringkali dikenal dengan fase “mencari jati diri”. Remaja masih belum mampu mengusai dan memfungsikan secara maksimal fungsi fisik maupun psikisnya.
      Tanda-tanda permulaannya remaja adalah perubahan-perubahan fisik yang mendahului kematangan seksual. Di masa inilah dimana mereka memasuki masa pubertas. Masa pubertas adalah masa dimana remaja sedang mencari jati diri mereka dan cenderung dikatakan masa-masa labil. Karena di masa inilah remaja mulai mencoba hal – hal menantang yang baru.
    Di masa pubertas inilah juga masa seorang remaja tidak stabil. Karena dibekali dengan penemuan jati diri baru dan empsi yang tidak stabil, menurut ebook Kenakalan Remaja Masa Kini karya CompZone08, remaja ingin mewujudkan keinginannya, kebanyakan remaja selalu berusaha untuk melakukan apa saja. ada sebagian remaja yang cenderung masuk kedalam pergaulan yang tidak baik untuknya. Pergaulan yang tidak sehat ini bisa dipicu dari lingkungan sekitar. Peranan apa yang mereka tonton sehari – hari juga sangat berpengaruh dengan ini.
WHO menetapkan batasan usia konkritnya remaja adalah berkisar antara 10-20 tahun.
Remaja menjalani berbagai tahapan di dalam hidupnya, berikut adalah prosesnya :
a.       Masa pra remaja  (Usia 12 – 14 tahun)
            Masa pra remaja adalah periode dimana masa pertamanya memasuki pubertas. Disinilah dimana emosi mereke masih belum stabil dan cenderung mengikuti lingkungan sekitar.
a.       Masa remaja awal  (Usia 14 – 17 tahun)
             Masa remaja awal adalah periode dalam rentang perkembangan dimana terjadi kematangan alat – alat seksual dan tercapai kemampuan reproduksi.
b.      Masa remaja akhir (Usia 17 – 21 tahun)
            Di masa inilah, masa ketika remaja sudah hampir mencapai kedewasaan. Seperti yang dikatakan oleh ahli Elizabeth Hurlock bahwa “Masa remaja akhir artinya tumbuh menjadi dewasa yang mencakup kematangan mental, emosional, sosial dan fisik” (Hurlock, Elizabeth B. 1999 : 206).
          Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa remaja adalah periode transisi antara masa anak-anak dan dewasa sehingga terjadi nya masa pubertas dan masa-masa remaja ingin melakukan apa yang mereka lakukan saja.
2.3 Mengapa Sinetron Percintaan Sangat Disukai Remaja Zaman Sekarang
      Sinetron disukai oleh remaja karena banyak hal, contoh nya seperti alur cerita nya, aktor nya, dan ada juga yang menyukai sinetron karena genre cinta nya. Sinetron yang bergenre cinta sudah hampir ada di semua tayangan sinetron.
     banyak remaja yang berpendapat bahwa sinetron bergenre cinta itu lebih mengasyikkan, alur cerita nya yang menarik, dan membuat mereka tidak bosan untuk ditonton nya, menurut Sarwono (2018:30) “ biasanya remaja menyukai genre percintaan ini saat memasuki tahap remaja awal (early aldolescence).” salah satu penyebab nya adalah efek masa pubertas. Sedangkan  ada yang mengatakan bahwa remaja berpendapat bahwa sinetron percintaan itu tidak mengasyikkan, dapat disimpulkan bahwa sinetron percintaan disukai tergantung remaja nya tetapi zaman sekarang lebih banyak yang menyukai nya daripada yang tidak menyukai nya.
2.4 Alasan Sinetron Dapat Mempengaruhi Kepribadian Remaja
       Sinetron bergenre cinta juga dapat mempengaruhi kepribadian remaja, hal ini disebabkan karena banyak hal contoh nya seperti remaja sudah terlalu terobsesi dengan sinetron yang bergenre cinta, pergaulan nya yang tidak akurat, DLL. Contoh-contoh itu dapat membawa dampak dampak negatif seperti terjadi nya seks bebas, bermalas-malasan, tidak peka terhadap lingkungan, sikap kepedulian nya berkurang, gaya pacaran nya yang tidak baik, Dan menurut Sarwono (2018:256) “dampak nya juga bisa membuat kenakalan remaja, yang paling berbahaya adalah perkosaan.” ini terjadi ketika remaja tidak tertolong mengatasi dampak-dampak negatif nya sejak dini.

2.5  Cara Mengatasi Dampak Negatif
       Sinetron bergenre cinta memiliki banyak dampak negative nya. Oleh karena itu, wajib diketahui cara mengatasi dampak nya, cara mengatasi dampak nya dengan cara memperhatikan mereka saat menonton sinetron jangan sampai mereka menonton yang tidak cocok untuk ditonton oleh remaja, mengajak mereka untuk bertemu dengan psikolog yang bisa membantu mengatasi dampak buruk nya,memperhatikan dan mengawasi pergaulannya, sikapnya, banyak bersosialisasi dengannya karena dengan adanya sosialisasi mereka bisa berubah pikiran dan bisa menasehati mereka apa yang akan terjadi jika mereka tidak dibantu mengatasi dampak-dampak buruknya, industri sinetron nya juga harus mengetahui bahwa sinetron yang mereka produksi mengandung unsur-unsur yang tidak baik untuk remaja terutama yang sedang dalam masa pubertas nya jadi pihak industri sinetron harus mengurangi unsur-unsur yang kurang baik dan lebih meningkatkan unsur-unsur positifnya, dan menurut ebook Kenakalan Remaja Masa Kini karya Compzone08 mengatakan yang paling terpenting dalam mengatasi dampak negatif nya adalah dengan pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, handphone,dll. Dan perlunya pembelajaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah.
2.6 Hasil Kuisioner
      Menurut hasil kuisioner yang penulis bagikan kepada siswa/I SMP Labschool Jakarta, penulis akan membahas hasil penilitian yang telah dilakukan.
      Dari hasil penilitian, penulis menanyakan di kuisioner nya, apakah anda sering menonton televisi?
      Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 13% untuk siswa yang sering menonton televisi, 56% untuk siswa yang kadang – kadang menonton televisi, dan 31% untuk siswa yang tidak pernah menonton televisi.
      Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 10% untuk siswa yang menonton sinetron setiap hari, 16% untuk siswa yang menonton sinetron seminggu sekali, 15% untuk siswa yang menonton sinetron sebulan sekali, dan 59% untuk siswa yang menonton sinetron lebih dari sebulan.
      Berdasarkan kedua diagram tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa dari SMP Labschool Jakarta sebagian besar tidak menghabiskan waktu banyak untuk menonton televisi dan tayangan sinetron.
      Penulis juga menanyakan dalam kuisioner nya, menurut anda, apa yang membuat sinetron disukai remaja?
       Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 81% menjawab alur cerita, 0% akting pemain, 0% kualitas, dan 19% lain-lain.
       Sinetron bertema apa yang paling disukai remaja?

dan hasil nya 68%  menjawab tema cinta, 8% menjawab mistis, 4% menjawab drama, dan 20% nya menjawab lainnya. Jadi dapat disimpulkan bahwa sinetron bergenre cinta sudah dikenal banyak remaja zaman sekarang.
      Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 91% untuk frekuensi siswa yang mengetahui sinetron bergenre cinta, dan 9% untuk yang masih asing dengan sinetron bergenre cinta.
     Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 55% untuk siswa yang berpendapat bahwa sinetron bergenre cinta tidak membawa manfaat, 35% untuk siswa yang masih tidak tahu, dan 10% untuk siswa yang mengatakan bahwa sinetron bergenre cinta bermanfaat.
     
      Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 38% untuk siswa yang menjawab gaya pacaran yang paling berpengaruh ke remaja, 15% untuk siswa yang menjawab tidak ada motivasi belajar, 23% untuk siswa yang menjawab pergaulan bebas, 16% untuk siswa yang menjawab kekerasan, dan 8% untuk siswa yang menjawab faktor lain.
      Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 20% untuk siswa yang berpendapat bahwa sinetron bergenre cinta mungkin perlu dihapuskan, 20% untuk siswa yang berpendapat bahwa sinetron bergenre cinta harus dihapuskan, dan 60% untuk siswa yang menjawab tidak perlu dihapuskan.
      Dari diagram ini juga, dapat penulis simpulkan bahwa alasan 60% siswa yang menjawab tidak memiliki alasan bahwa sinetron bergenre cinta tidak perlu dihapus melainkan lebih diperbaiki kualitasnya.
     
      Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 85% untuk siswa yang berpendapat bahwa sinetron bergenre percintaan dapat mempengaruhi kepribadian seseorang, 15% untuk siswa yang menjawab tidak berpengaruh, dan 0% untuk siswa yang menjawab lain-lain.
             
      Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 90% untuk siswa yang menjawab tidak berkualitas, 0% untuk siswa yang menjawab tidak tahu, dan 10% untuk siswa yang menjawab berkualitas.
     
      Berdasarkan diagram diatas, diperoleh hasil 75% untuk siswa yang menjawab sinetron percintaan memiliki peranan ke kehidupan sosial remaja, 0% untuk yang menjawab tidak tahu, dan 25% untuk yang menjawab tidak.
      Dari diagram ini juga, dapat penulis simpulkan bahwa 75% siswa yang menjawab ya memberi alasan bahwa sinetron bergenre percintaan sangat berperan ke kehidupan sosial remaja dalam arti gaya berpacaran yang tidak senonoh, dan pergaulan yang tidak sehat.
      Berdasarkan semua diagram di atas, dapat disimpulkan bahwa kepribadian  remaja secara tidak disadari dapat terpengaruh oleh pesan atau perbuatan jelek yang disiarkan pada sinetron yang biasa disaksikan. Apalagi mengingat bahwa masa remaja adalah masa dimana remaja cenderung labil atau dalam kata lain sedang mencari jati dirinya, jadi pengaruh luar memegang peranan penting bagi pembentukan kepribadian. Remaja yang sudah terpengaruh kepribadianya cenderung menjurus ke pergaulan yang tidak baik untuk mereka, dan ini mengarah ke gaya pacaran tidak senonoh.






BAB III                                                                                                                   PENUTUP

3.1 Kesimpulan
      Sinetron adalah sebuah tayangan program tv yang memiliki berpuluh-puluh episode dan memiliki konflik, oleh karena itu. Sinetron dapat disimpulkan bahwa sinetron itu sebuah tayangan tv yang memiliki genre berbeda-beda dan konflik yang berbeda-beda setiap episode nya dan akhir dari cerita suatu sinetron dapat berupa sedih atau bahagia.
      Remaja adalah masa perkembangan diantara masa anak-anak dan dewasa, jadi dapat disimpulkan bahwa remaja adalah sebuah tahap dimana anak-anak mau memasuki masa dewasa nya tetapi harus melalui tahap remaja nya terlebih dahulu, dimana terjadi nya masa pubertas.
      Sinetron memiliki berbeda-beda genre, salah satu genre yang sangat disukai remaja adalah genre cinta, mengapa? karena alur cerita nya, efek pubertas, DLL. Dapat pula disimpulkan bahwa remaja sangat menyukai sinetron percintaan karena banyak hal, tetapi yang paling utama remaja menyukai sinetron percintaan karena alur cerita nya.
      Jika remaja sudah terbawa dampak-dampak buruk nya seperti seks bebas, kepedulian nya berkurang, dll. Kita bisa mengatasi dampak-dampak nya dengan cara membawanya ke psikologis, mengawasinya, dll. Dapat disimpulkan bahwa remaja  yang sudah terkena dampak nya pasti bisa diatasi, tetapi kita dalam mengatasi nya juga harus ketat, dengan adanya ketat pasti remaja tersebut menyadari kalau mereka sudah terbawa dampak-dampak buruknya.
3.2 Saran
      Dari karya tulis ini, dapat penulis sarankan untuk
·         penulis sendiri bahwa penulis harus lebih berhati-hati untuk menonton tayangan sinetron, jangan sampai menonton yang kurang cocok untuk umur nya,
·           untuk pembaca dan rumah produksi sinetron sebaiknya kualitas sinetron genre cinta perlu sekali ditingkatkan agar membawa contoh yang lebih baik untuk remaja bangsa. Oleh sebab itu, industri sinetron sebaiknya tidak produksi adegan yang tidak mendidik. Semua pelaku industri sinetron hendaknya saling bekerjasama membuat adegan yang lebih mendidik dan sesuai kultur masyarakat Indonesia. Dengan terbentuknya industri sinetron yang baik, akan membentuk kepribadian remaja yang baik juga sehingga pergaulan remaja menjadi sehat. Selain itu, disarankan juga remaja zaman sekarang agar lebih pintar dalam memilih tontonan sehari-hari.
·         Untuk orang tua, disarankan memantau atau membimbing tontonan anak dan mengawasi pergaulan anak mereka, jangan sampai masuk kedalam pergaulan yang tidak akurat 
·         Saran untuk peneliti berikutnya harus lebih memperdalam materi sehingga hasil penilitian nya bisa lebih jelas dan mendalam.


DAFTAR PUSTAKA

CompZone08. 2016. E-Book Kenakalan Remaja Masa Kini.  https://portalebookshare.blogspot.com/2016/11/e-book-kenakalan-remaja-masa-kini.html. Diakses pada tanggal 10 Maret 2019, pukul 20.30.

Lollygirl. 2011. Pengertian Sinetron.  http://pengertian-sinetron- lollygirl.blogspot.com/. Diakses pada tanggal 9 Maret 2019, pukul 19.00


Sarwono, Sarlito W. 2018. Psikologi Remaja. Depok : PT RajaGrafindo Persada

Septarini, Ajeng Ayuning, DKK. 2012. Pengaruh Sinetron Indonesia Bagi Anak-  Anak Dibawah Umur.  https://www.academia.edu/3832047/PENGARUH_SINETRON_INDONESIA_BAGI_ANAKANAK_DI_BAWAH_UMUR_Analisis_terhadap_Anak_Usia_6-8_tahun. Diakses pada tanggal 9 Maret 2019 , pukul 21.00.

Wikipedia. 2012. Sinetron. https://id.wikipedia.org/wiki/Sinetron. Diakses pada tanggal 8 maret 2019, pukul 20:34.



Bottom of Form

LAMPIRAN

Description: http://3.bp.blogspot.com/-3kp37iRMa8M/UYYbgTAdMCI/AAAAAAAALEM/fjwxs9nYSlg/s1600/psikologi+remaja.jpg 
  Buku referensi kartul Psikologi Remaja




Description: Hasil gambar untuk ebook kenakalan remaja masa kini







Kuisioner kartul Rafi Akbar Dirgantomo
Kelas : 8F

KUISIONER KARTUL
Pengaruh Sinetron Bergenre Cinta Terhadap
Psikologis Remaja Zaman Sekarang

1.Apakah Anda sering menonton sinetron di televisi? *
A.   Sering
B.   Kadang - kadang
C.   Tidak pernah
D.   Lain – lain…..
2.Seberapa sering Anda nonton sinetron? *
A.   Setiap hari
B.   Seminggu sekali
C. Sebulan sekali
D. > sebulan
3.Menurut Anda, apa yang membuat sinetron disukai remaja? *
A. Alur Cerita
B. Kualitas
C. Akting pemain
D. lain – lain……
4. Sinetron bertema apa yang dikiranya disukai remaja? *
A. Tema cinta
B. Tema mistis
C. Tema drama
D. lain – lain…….
5.Apakah Anda mengetahui sinetron bergenre cinta? *
A. Iya
B. Tidak
6.Menurut Anda dengan nonton sinetron bergenre cinta apakah memberi manfaat bagi hidup kita? *
A. Iya
B.Tidak
C. Tidak tahu
D. lain – lain…..
6. Dari pilihan ini, apakah dampak yang paling berpengaruh ke remaja? ( bisa pilih lebih dari 1) *
A. Gaya pacaran
B. Tidak ada motivasi belajar
C. Pergaulan bebas
D. Kekerasan
E. lain – lain…….
7. Menurut Anda, apakah sinetron perlu dihapuskan? *
A. Iya
B. Tidak
C.Mungkin
 Jika Anda menjawab TIDAK apa alasan Anda?
……………        
8. Menurut Anda apakah kebiasaan menonton sinetron dapat mempengaruhi sikap seseorang? *
A.   Iya
B.   Tidak
C.   Lainnya……
9. Menurut Anda, apakah sinetron bergenre cinta di Indonesia berkualitas? *
A. Iya
B. Tidak
C. Tidak tahu……….
10. Menurut Anda apakah sinetron memiliki peranan dalam kehidupan sosial remaja? *
A. Iya
B. Tidak
C. Tidak tahu…………
Jika Anda menjawab YA, apa contoh kehidupan sosial remaja yang terpengaruh dari sinetron bergenre cinta?